Gawai (gadget) Uncategorized

Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

June 25, 2019

Tak ada es yang hot alias panas. Sebaliknya, tidak ada masakan hot yang diberi es. Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di mulut, bukan? Kalau kemudian ada produk berjulukan Hot S, itu sih bukan makanan, melainkan nama ponsel terbaru yang kemarin (26/7) diluncurkan Infinix di Jakarta.

Bodinya terbuat dari logam. Terdapat sensor sidik jari di sisi belakang. Kamera depannya beresolusi delapan megapiksel dan telah diadaptasi dengan karakteristik pengguna di Asia. Ya, tentu dual SIM. Kalau harganya Rp 1,749 juta, apakah Anda tertarik?

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Benjamin Jiang, CEO Infinix Mobility yang meluangkan waktu terbang ke Indonesia menyatakan, “Pasar ponsel berakal entry level di Indonesia bukan hanya bersaing dari sisi spesifikasi. Kualitas produk dan kecantikan desain pun turut diperhatikan. Kami menjawabnya lewat Hot S.”

Dibandingkan tipe sebelumnya di segmen yang sama, Benjamin mengklaim Hot S mengalami peningkatan signifikan. Hot S merupakan ponsel pertama Infinix yang dibekali bodi berbahan logam plus sensor sidik jari (fingerprint sensor). “Dimulai dari Hot S, semua ponsel Infinix yang dijual resmi di Indonesia akan dilengkapi sensor sidik jari,” tegasnya.

Sensor sidik jari di Hot S bukan hanya berfungsi sebagai pengaman. Saat ingin melaksanakan swafoto alias selfie, pengguna cukup menyentuhkan jarinya di sensor itu. Kamera impulsif bakal menjepret.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Hot S hadir dengan layar IPS 5,2 inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel. Ponsel dual SIM bersistem operasi Android 6.0 Marshmallow itu dibekali kamera ganda. Kamera di sisi belakang beresolusi 13 megapiksel, sedangkan kamera depan beresolusi delapan megapiksel dengan wide angle shot dan lampu kilat.

“Software kamera depan Hot S telah diadaptasi untuk pengguna di Asia. Jadi, alhasil akan lebih memuaskan,” kata Benjamin. Ia memperlihatkan teladan nyata. Di Eropa kulit wajah pengguna ponsel cenderung putih, sedangkan di Asia lebih gelap. Padahal, pelaku swafoto biasanya ingin wajahnya terlihat putih. Karena itulah Infinix melaksanakan serangkaian optimasi.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Prosesor delapan inti (octa core) MediaTek 6753 1,3 GHz, baterai 3.000 mAh, dan memori internal 16 GB merupakan sebagian spesifikasi lain Hot S. Di atas kertas, Hot S bahu-membahu mendukung layanan 4G LTE band 1, 3, 5, 7, 8, 20, 38, dan 40. Hal itu bermakna ia kompatibel dengan layanan 4G LTE semua operator di Indonesia, termasuk Smartfren dan Bolt.

Namun, pada tahap awal, kemampuan 4G LTE tersebut dinonaktifkan. “Kami selalu mematuhi regulasi (terkait hukum TKDN) yang berlaku di Indonesia. Prosesnya masih berlangsung,” terang Benjamin. Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Infinix akan memperlihatkan pembaruan software untuk mengaktifkan fitur 4G LTE.

Ponsel berdimensi fisik 148,8 x 73,2 x 8,1 milimeter itu akan dipasarkan dalam dua varian, yaitu Hot S dengan RAM 2 GB dan Hot S Pro dengan RAM 3 GB. Selain kapasitas RAM, spesifikasi lain dua ponsel itu persis sama.

Hot S dibanderol Rp 1.749.000 dan hanya akan dijual via Lazada mulai bulan depan. Ada dua pilihan warna yang kelak tersedia, yaitu rose gold dan gold. Sementara itu, Hot S Pro dijual Rp 2.199.000. Infinix belum menyebutkan detail jalur penjualannya.

Penulis alias HSW menerka Hot S Pro akan dipasarkan lewat jalur distribusi offline. Dasar pemikirannya sederhana. Selisih harga dua ponsel itu Rp 450.000, padahal spesifikasinya hanya berbeda di kapasitas RAM 1 GB. Amat mungkin disparitas harga yang signifikan itu untuk membiayai operasional penjualan offline yang memang lebih besar daripada penjualan online.

Jadi, Anda lebih menentukan Hot S atau Hot S Pro? HSW belum menentukan pilihan tipe. Namun, HSW telah menetapkan pilihan warna. HSW lebih melirik warna rose gold. Pura-pura pakai iPhone, tetapi yang ini berharga jual terjangkau. Ha� ha� ha�.

***

Inilah foto-foto program peluncuran Infinix Hot S.

Acara diadakan di The Hook Restaurant & Bar yang terletak di hook jalan Suryo dan Cikatomas II, Jakarta.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Ehmm… ini panggung program peluncuran ponsel atau peragaan busana ya? Terlihat masih sepi alasannya HSW dan beberapa tamu permintaan datang di lokasi program terlalu awal.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

MC membuka acara. Ada yang masih ingat namanya siapa? Pernah saya sebutkan di goresan pena terkait program peluncuran ponsel Infinix tipe lain lho.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Acara peluncuran Hot S juga bisa ditonton via live streaming. Ini penampakan gawai yang dipakai untuk menyiarkannya.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Marcia Sun, County Manager Infinix Indonesia, memberikan kata sambutan.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Eh… eh… Mbak mau ngapain?

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Benjamin Jiang, CEO Infinix Mobility, memperlihatkan Hot S.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Ini slide presentasi yang kemarin paling HSW sukai: membandingkan Infinix Hot S dengan satu ponsel lain. Memang hanya dituliskan F1. Namun, HSW dengan gampang sanggup menebaknya jikalau yang dimaksud yakni Oppo F1.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Sesi tanya jawab.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Kontes swafoto alias selfie.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Berswafoto bersama memakai ponsel masing-masing. Dari kiri ke kanan: Marcia Sun; Duri Granziol, Co-CEO Lazada: dan Benjamin Jiang.

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

 Hidangan berjulukan es krim goreng pun tetap terasa masbodoh di ekspresi Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)