Operator Smartfren Tip Uncategorized

Migrasi Dari Cdma Ke 4G Lte Smarfren, Haruskah?

June 20, 2019

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke 4G LTE. Sebagian di antara mereka menanyakan kebenaran isi SMS itu via blog Ponselmu.com dan akun Twitter @herrysw. Apakah CDMA Smartfren akan dimatikan? Betulkah penawaran beli ponsel 4G LTE sanggup diskon ratusan ribu rupiah?

Beragam hal terkait migrasi untuk pengguna usang Smartfren itu terjawab ketika penulis alias HSW mengikuti media gathering Smartfren yang ahad kemudian diadakan di Ubud, Bali. Silakan membaca goresan pena ini hingga tuntas. Kalau masih ada yang kurang jelas, ketikkan pertanyaan Anda di cuilan bawah halaman ini.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Mengapa Smartfren bermigrasi?

Para operator seluler, termasuk Smartfren, harus senantiasa mengikuti perkembangan teknologi. Kalau sepuluh tahun kemudian layanan 3G sudah dipandang jago luar biasa, kini 3G mulai dianggap ketinggalan zaman. Lha kini sudah masanya 4G LTE.

Smartfren melaksanakan migrasi jaringan untuk mengadopsi teknologi terkini sekaligus memenuhi aba-aba regulator. Layanan Smartfren yang dulu beroperasi di frekuensi 1900 MHz dipindahkan ke 2300 MHz. Kalau sebelumnya hanya 3G CDMA atau lebih dikenal sebagai EvDO, kini layanan Smartfren telah naik kelas menjadi 4G LTE.

Migrasi juga diberlakukan terhadap layanan 3G CDMA di frekuensi 850 MHz. Sesuai perintah regulator, dilakukan perpindahan dari grup band B ke grup band A. Hasil akhirnya, layanan 4G LTE Smartfren aktif pula di frekuensi 850 MHz. Untuk mengakomodasi pengguna usang CDMA yang belum hijrah ke 4G LTE, Smartfren tetap mengoperasikan layanan 3G CDMA di frekuensi 850 MHz.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Mengapa pengguna usang diminta migrasi?

Alasannya sederhana. Kalau sudah ada yang lebih baik, mengapa masih bertahan dengan yang lama. Smartfren mendorong pengguna CDMA hijrah ke 4G LTE untuk mendapatkan layanan yang lebih baik.

Di jaringan 4G LTE, pengguna Smartfren berpeluang menikmati jalan masuk internet yang jauh lebih cepat daripada CDMA. Smartfren mengklaim perbedaannya sanggup hingga sepuluh kali lipat. Karena Smartfren sudah mengimplementasikan teknologi VoLTE, pengguna juga sanggup melaksanakan panggilan video (video call) yang instan dengan kualitas bunyi jernih. Tarif yang berlaku sama dengan sebelumnya.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Apakah area layanan 4G LTE Smartfren sudah luas? Sebab, area layanan 4G LTE operator sebelah masih terbatas.

Saat ini area layanan 4G LTE Smartfren sama dengan area layanan CDMA. Jaringan 4G LTE Smartfren sudah tersedia di 188 kota di seluruh Indonesia. Kelak area layanan 4G LTE akan diperluas lagi.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Saya tertarik migrasi ke 4G LTE. Bagaimana caranya? Adakah penawaran khusus yang diberikan Smartfren?

Mudah kok. Ya, ada penawaran khusus. Smartfren telah mengirimkan SMS berisi usul migrasi plus penawaran khusus kepada para pelanggan setia CDMA. Kalau Anda belum menerimanya atau pernah mendapatkannya, tetapi SMS itu telah terhapus, tak perlu risau. Ada solusinya.

Sekarang kirimkan SMS berisi pesan LTE ke 6046. Sesaat kemudian Anda seharusnya akan mendapatkan SMS balasan. Ikuti petunjuk yang tercantum di sana. Proses migrasi sanggup Anda lakukan di Galeri Smartfren terdekat.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Penawaran khusus yang diberikan Smartfren kepada pengguna usang CDMA beragam, bergantung usang pemakaian nomor dan rata-rata konsumsi pulsa selama ini. Ada pengguna yang memperoleh penawaran mifi 4G LTE gratis. Ada pula yang mendapatkan diskon Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu untuk pembelian ponsel Smartfren Andromax 4G LTE.

Banyak pengguna CDMA Smartfren yang mendapatkan SMS berisi usul migrasi ke  Migrasi dari CDMA ke 4G LTE Smarfren, Haruskah?

Saya bahwasanya ingin migrasi, tetapi tak mau mengalami insiden ibarat ketika dulu migrasi Flexi. Saat itu saya kehilangan banyak pelanggan alasannya mereka tak mengetahui nomor saya yang baru.

Migrasi Smartfren berbeda dengan migrasi Flexi. Fisik kartu Smartfren Anda memang diganti. Anda juga akan berganti ponsel. Namun, nomor Smartfren Anda tetap sama. Sama sekali tak berubah. Orang lain yang rutin menelepon Anda takkan menyadari jika Anda telah bermigrasi dari CDMA ke 4G LTE.

Smartfren gencar mengajak pengguna CDMA bermigrasi ke 4G LTE. Apakah berarti layanan CDMA akan dimatikan?

Operator yang identik dengan warna merah itu (sama dengan Telkomsel dong, he� he� he�.) belum berencana mematikan total layanan CDMA. “CDMA tetap dipertahankan hingga titik darah penghabisan,” ujar salah satu petinggi Smartfren ketika menjawab pertanyaan HSW.

Kendati demikian, berdasarkan HSW, konsumen wajib menyadari jika Smartfren merupakan perusahaan swasta yang niscaya berusaha mencari keuntungan. Mereka bukan yayasan atau forum sosial. Jadi, ketika jumlah pengguna CDMA di suatu tempat sudah terlalu jauh di bawah skala ekonomis, masuk akal bila Smartfren kemudian memadamkan layanan CDMA di tempat tersebut.

Di Padang, misalnya, ketika ini pengguna CDMA Smartfren tinggal ratusan nomor. Di Brastagi dan Danau Toba, seiring dengan perkembangan layanan 4G LTE dan menurunnya jumlah pengguna aktif CDMA, layanan CDMA telah dimatikan.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)