Asus Gawai (gadget) Uncategorized

Review Asus Zenwatch 2: Android Wear Termurah Tapi Terlihat Mahal

July 8, 2019

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto 360 2nd Generation dan Huawei Watch W1. Keduanya bersistem operasi Android Wear. Tak sedikit yang tertarik, tetapi kemudian mundur teratur ketika mengetahui harga jualnya.

Tidak adakah smartwatch Android Wear yang harga jualnya lebih murah? Jawabannya, ada. Asus ZenWatch 2 yang sudah beredar resmi di Indonesia menjadi jawabannya. Peranti sandang (wearable devices) itu dibanderol Rp 2,399 juta hingga Rp 3,099 juta.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Tampilan fisik ZenWatch 2 terlihat elegan dan terkesan mahal. Bagian tepi unit jam tangan berakal yang HSW uji pakai berwarna perak. Tali kulitnya berwarna cokelat dengan jahitan yang tampak rapi. Di balik tali kulit itu, yang ketika dikenakan bakal bersentuhan dengan lengan pengguna, tercetak goresan pena Asus ZenWatch dan genuine leather.

Kalau mau, pengguna sanggup mengganti tali kulit bawaan dengan tali lain. Caranya mudah. Tinggal mampir ke toko arloji kemudian mencari tali yang sesuai dengan selera. Proses pemasangannya sanggup dituntaskan dalam hitungan menit.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Di kepingan bawah sisi belakang bodi ZenWatch 2 terlihat konektor berwarna emas. Itu yakni konektor charger. Untuk mengisi ulang baterai jam tangan berakal tersebut, pengguna tinggal mendekatkan kabel charger ke konektor charger di bodi peranti. Klik. Magnet di kiri-kanan konektor charger akan menarik kabel hingga melekat. Peluang terbalik memasangkan kabel charger boleh dibilang mustahil. Pasalnya, umpama terbalik, kabel itu takkan sanggup menempel di bodi ZenWatch 2.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

ZenWatch 2 siap dipadukan dengan ponsel bersistem operasi Android maupun iOS. Dalam uji pakai, HSW memasangkan peranti itu dengan ponsel Android. Agar operasionalnya lebih gampang dan praktis, pengguna disarankan menginstalasikan minimal dua aplikasi yang siap diunduh dari Google Play Store. Apa saja?

Pertama, Android Wear. Aplikasi ini wajib diiinstalasikan supaya ZenWatch 2 sanggup dihubungkan dengan ponsel via bluetooth. Berbekal aplikasi itu, pengguna juga sanggup mengubah “wajah” jam tangan alias watch face. Tersedia puluhan tampilan arloji yang leluasa dipilih pengguna. Lagi-lagi dari dalam hidangan aplikasi Android Wear, pengguna sanggup mengatur notifikasi apa saja yang akan ditampilan di ZenWatch 2.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Kedua, ZenWatch Manager. Mengubah tampilan jam dengan lebih detail, mengetahui status baterai, dan mengatur pesan darurat sanggup dilakukan via aplikasi tersebut. Pengguna juga sanggup mengaktifkan fitur find my watch bila lupa meletakkan ZenWatch 2 miliknya di mana. Sesaat sehabis tombol find di ZenWatch Manager ditekan, arloji berakal itu bakal bergetar keras.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Kalau mau lebih komplet, bahwasanya masih ada aplikasi penunjang lain yang perlu diiinstalasikan. Pengguna tinggal menentukan yang sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, ZenWatch Remote Camera. Dengan menginstalasikan aplikasi itu, ZenWatch 2 sanggup didayagunakan sebagai tombol penjepret kamera. Fungsinya seakan-akan dengan tomsis (tombol narsis) yang lazim dipadukan dengan tongsis (tongkat narsis).

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Cara pemakaiannya mudah. Jalankan ZenWatch Remote Camera, kemudian arahkan kamera ponsel ke objek yang ingin dibidik. Pengguna tak usah galau ketika akan memotret objek di posisi yang relatif tinggi atau, sebaliknya, sangat rendah. Sebab, pengguna tidak perlu melihat layar ponsel. Layar ZenWatch 2 otomatis berfungsi sebagai jendela bidik (viewfinder). Agar kamera ponsel menjepret, pengguna tinggal menyentuh layar jam tangan atau menggoyangkan lengan. Praktis, bukan? Dengan cara yang sama, pengguna leluasa memotret secara diam-diam.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Fungsi ZenWatch Remote Camera bukan cuma sebagai tombol penjepret. Aktivitas mengubah mode kamera dari foto ke video atau sebaliknya sanggup dilakukan pribadi dari layar ZenWatch 2. Demikian pula pengaturan digital zoom, lampu kilat, dan penghitung mundur (timer). Ingin berpindah dari kamera belakang ke kamera depan atau sebaliknya? Bisa juga!

Aplikasi penunjang lain yang layak diinstalasikan yakni Face Designer. Dilihat dari namanya, kegunaan aplikasi itu sudah sanggup ditebak: mendesain wajah. Pengguna ZenWatch 2 bebas merancang sendiri tampilan jam tangan pintarnya. Mau jam tangan analog atau digital, silakan pilih sesuka hati. Tentukan sendiri pula warna latar belakang arloji. Ingin menambahkan gambar atau goresan pena tertentu juga sanggup dilakukan.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Sama dengan aneka jam tangan berakal lain yang pernah HSW uji pakai, ZenWatch 2 sanggup mencatat jumlah langkah kaki, jumlah kalori yang dibakar, dan bermacam-macam kegiatan harian pengguna. Ketika selama durasi tertentu pengguna terpantau hanya duduk diam, ZenWatch 2 juga siap bergetar untuk mengingatkan pengguna semoga lebih aktif bergerak. Rangkuman kegiatan itu sanggup dipantau secara lebih nyaman kalau pengguna menginstalasikan aplikasi Asus ZenWatch Wellness.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Masih ada dua aplikasi lain yang boleh coba diinstalasikan. Yakni, ZenWatch Music dan ZenWatch Message. ZenWatch Music berfungsi sebagai pengendali pemutar musik kala ponsel, ZenWatch 2, dan headset bluetooth saling terhubung. Sedangkan ZenWatch Message siap digunakan sebagai sarana untuk mengirim dan mendapatkan pesan ke/dari sesama ZenWatch 2.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Perilaku Pemakaian

Para pengguna jam tangan berakal niscaya mempunyai kebiasaan yang berbeda-beda. Perilaku pemakaian ala HSW belum tentu sama dengan orang lain. Namanya saja jam tangan, HSW tentu memanfaatkan ZenWatch 2 sebagai penunjuk waktu. Supaya tak bosan, beberapa hari sekali tampilan arloji itu sengaja diganti.

Ketika ada email, SMS, atau pesan WhatsApp baru, ZenWatch 2 pribadi bergetar dan menyajikan notifikasi di layar. Bila kebetulan ada pesan tertentu yang perlu dijawab cepat secara singkat, HSW bergegas menyapukan jari di layar ZenWatch 2 untuk mengakses hidangan reply. Berikutnya, HSW tinggal mengucapkan rangkaian kata dalam bahasa Indonesia. Jam tangan berakal itu pribadi mengonversi ucapan menjadi teks, kemudian mengirimkannya. Selesai.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Di sela-sela kegiatan mengetik naskah ini, mendadak muncul gagasan iseng. HSW mencoba membalas pesan WhatsApp dengan makian berbahasa Jawa. (Maaf) jancuk matamu picek yo. Eh, ternyata kalimat itu sanggup diterjemahkan menjadi teks secara akurat. Ha� ha� ha�.

Bagaimana kalau ada panggilan telepon masuk? ZenWatch 2 sanggup bergetar sekaligus berdering. Nama atau nomor penelepon bakal tampil di layar peranti tersebut. Dalam kondisi tertentu, contohnya di toilet atau kedua tangan kotor sebab sedang menikmati ayam goreng, HSW menentukan mendapatkan panggilan masuk itu pribadi di ZenWatch 2.

Ya, jam berakal tersebut dilengkapi mikrofon dan speaker. Dengan demikian, pengguna sanggup pribadi bercakap-cakap via ZenWatch 2. Asalkan tidak sedang berada di lokasi yang gaduh, bunyi lawan bicara terdengar tidak mengecewakan terperinci kok.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Suatu hari, HSW sempat kebingungan. Ponsel yang diletakkan di meja mendadak lenyap. Tak mungkin dicuri sebab ketika itu HSW hanya seorang diri di sebuah ruangan hotel. Mendadak muncul ide. HSW masuk ke hidangan find my phone di ZenWatch 2.

Sekitar tiga detik kemudian, terdengar bunyi yang cukup lantang dari balik tumpukan dokumen. Ponsel pun sukses ditemukan. Ternyata ponsel HSW tertimbun lembaran siaran pers dan buku catatan. Kendati ponsel berada dalam mode getar (vibrate) atau sunyi (silent), ponsel itu tetap akan berdering ketika pengguna ZenWatch 2 menawarkan isyarat find my phone.

Sparrow dan Wren

Terdapat dua varian ZenWatch 2 yang dipasarkan di Indonesia. Yaitu, Sparrow dengan kode tipe WI501Q dan Wren (WI502Q). Ukuran layar, resolusi layar, kapasitas baterai, dan berat jam tangan menjadi pembeda di antara keduanya.

Sparrow hadir dengan layar AMOLED 1,63 inci beresolusi 320 x 320 piksel. Baterai tanamnya berkapasitas 380 mAh. Kalau diukur menggunakan timbangan digital, di layar akan tersaji angka 60 gram. Sparrow membidik pengguna pria.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Sementara itu, buat pengguna perempuan tersedia Wren yang lebih mungil dan ringan. Ia dibekali layar AMOLED 1,45 inci beresolusi 280 x 280 piksel. Baterainya berkapasitas 290 mAh, sedangkan bobotnya 50 gram.

Spesifikasi lain Sparrow dan Wren kolam pinang dibelah dua. Di antaranya, prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 400 MSM8926 1,2 GHz, RAM 512 MB, ROM 4 GB, layar Gorilla Glass 3, bluetooth, dan Wi-Fi. Tersedia pula speaker dan mikrofon terintegrasi. Saat mandi atau mencuci tangan, pengguna tak perlu khawatir ZenWatch 2-nya rusak. Sebab, peranti itu telah mengantongi akta IP67.

Varian Sparrow ditawarkan dengan tiga pilihan tali, strap, alias band. Yang termurah Sparrow dengan tali karet. Harga jualnya Rp 2,399 juta. Berikutnya, Sparrow dengan tali kulit Rp 2,599 juta dan Sparrow dengan strap berbahan stainless steel yang dibanderol Rp 3,099 juta. Berbeda dengan Sparrow, varian Wren hanya ditawarkan dengan tali pengikat stainless steel. Ia dibanderol Rp 3,099 juta.

Selama uji pakai, HSW menggunakan ZenWatch 2 dengan tali kulit berwarna cokelat. Secara umum kinerja jam tangan berakal itu tergolong memuaskan. Daya tahan baterainya pun tak menciptakan HSW khawatir kehabisan daya ketika seharian beraktivitas.

Anggaplah ZenWatch 2 mulai dinyalakan hari ini pukul 06.00. Bila aktif digunakan dan pada malam hari tidak dipadamkan, peranti tersebut gres meminta diisi ulang esok hari sekitar pukul 15.00. Jadi, kalau pengguna tak mau ZenWatch 2 padam ketika ia masih beraktivitas, setiap berdiri pagi hubungkan saja peranti itu dengan charger. Proses pengisian ulang tergolong cepat. Sekitar satu jam sudah terisi penuh.

Secara umum, berdasarkan HSW, ZenWatch 2 yakni peranti sandang yang menarik. Harga jualnya rasional, kinerjanya pun memuaskan. Harus diakui kalau ia tak luput dari kekurangan. Setidaknya ada dua poin yang HSW soroti. Namun, keduanya tergolong sisi minus minor yang gampang dicari solusinya.

Pertama, bingkai berwarna hitam di sekeliling layar tergolong tebal. Kondisi itu akan kentara bila pengguna mengaktifkan tampilan jam (watch face) dengan latar belakang berwarna terang. Jalan keluarnya, pilihlah tampilan jam berwarna gelap. Hitam lebih direkomendasikan.

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Belum usang ini penulis alias HSW mengulas jam tangan berakal Moto  Review Asus ZenWatch 2: Android Wear Termurah tapi Terlihat Mahal

Kedua, selain diatur via aplikasi Android Wear dan ZenWatch Manager, pengguna bahwasanya sanggup mengubah tampilan jam pribadi dari ZenWatch 2. Cukup tekan dan tahan layar sentuh peranti itu hingga muncul pilihan tampilan jam.

Masalahnya, layar ZenWatch 2 kadang tidak merespons ketika pengguna melaksanakan tap and hold. Mau tak mau pengguna harus mengulanginya. Kegagalan serupa jarang sekali terjadi bila pengguna menawarkan perintah dengan menyentuh (tap) atau mengusap/menyapu (swipe) layar. Solusinya, pengguna sebaiknya selalu mengubah tampilan jam lewat ponsel.

Rekomendasi simpulan versi HSW, dengan memperhatikan spesifikasi dan plus minusnya, ZenWatch 2 amat layak dibeli oleh pengidam arloji berakal (smartwatch) Android Wear dengan harga terjangkau. Kalau calon pembeli mempunyai anggaran ekstra dan ingin mempunyai arloji berakal yang lebih prima, tak ada salahnya naik kelas ke Moto 360 2nd Generation.

Pesan HSW, abaikan keberadaan Huawei Watch W1. Peranti itu bahwasanya tidak jelek, tetapi harganya kelewat mahal. Kurang sepadan dengan nilai tambah yang bakal diperoleh konsumen.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)