Gawai (gadget) Uncategorized

Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik Dengan Harga Mengejutkan

July 17, 2019

Beberapa hari sesudah merasakan Moto 360 2nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca di sini, penulis alias HSW mulai menjajal Huawei Watch W1. Sama dengan Moto 360, jam tangan bakir itu menggunakan sistem operasi Android Wear. Jadi, tak perlu heran bila fitur-fitur dasar keduanya relatif sama.

Tuntas menguji pakai, berdasarkan HSW, kinerja umum Watch W1 tergolong bagus. Peranti itu siap mempermudah pengguna melaksanakan banyak sekali acara tanpa perlu menyentuh ponsel. Harga arloji bakir tersebut juga siap mengejutkan para peminat.

nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca  Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

Bodi Watch W1 dibentuk dari stainless steel. Arloji itu berdiameter 42 milimeter dengan layar AMOLED 1,4 inci beresolusi 400 x 400 piksel. Tampilan layarnya tergolong tajam dan cemerlang. Asalkan tingkat pencahayaan diatur pada posisi tertinggi, siang hari di luar ruangan pun layar Watch W1 masih cukup gampang dilihat.

Layar peranti tersebut juga peka terhadap sentuhan jari. Sentuhan atau sapuan ringan eksklusif membuatnya bereaksi. Satu hal yang agak mengganggu, kadang layar sentuh Watch W1 kurang bakir membedakan sapuan (swap) jari dengan sentuhan bertekanan (tap). Ketika HSW menyapukan jari untuk berpindah dari satu layar ke layar berikutnya, eh� jam tangan itu malahan menganggap HSW ingin menentukan dan masuk ke sajian tertentu.

Kalau Moto 360 menggunakan Corning Gorilla Glass 3, permukaan layar Watch W1 memanfaatkan beling kristal safir yang diklaim tahan gores. Serupa dengan Moto 360, di sisi belakang Watch W1 terdapat sensor denyut nadi alias sensor detak jantung (heart rate sensor).

nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca  Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

Watch W1 kompatibel dengan ponsel Android dan iPhone. Koneksinya memanfaatkan bluetooth. Setelah terhubung, Watch W1 akan setia memperlihatkan aneka notifikasi kepada penggunanya. Peranti itu juga siap memantau acara harian pengguna, mulai dari jumlah langkah kaki hingga jumlah kalori yang dibakar.

Asyiknya, Watch W1 sanggup pula digunakan bertelepon. Ketika ada panggilan telepon masuk, pengguna sanggup mendapatkan panggilan itu dan bercakap-cakap eksklusif lewat jam tangan. Di lokasi yang sunyi, volume bunyi yang keluar bakal terasa cukup keras. Namun, di lokasi gaduh, bunyi lawan bicara takkan terdengar terang karena kalah bersaing dengan kebisingan di sekitarnya. Sssttt… tak usah resah kalau Anda dipandang asing oleh orang lain ketika bertelepon via Watch W1 ya.

Apakah jam tangan bakir itu sanggup melaksanakan panggilan keluar? Bisa! Keypad numerik virtual sanggup ditampilkan di layar Watch W1. Pengguna tinggal menekan nomor tujuan kemudian memulai sambungan telepon.

Prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 400 MSM8926 1,2 GHz, RAM 512 MB, ROM 4 GB, dan baterai tanam 300 mAh merupakan sebagian spesifikasi lain Watch W1. Dengan sikap pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang baterai arloji bakir itu sanggup bertahan sekitar 30 jam.

nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca  Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca  Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

Jika dikomparasikan dengan Moto 360, berdasarkan HSW, tampilan layar Watch W1 lebih unggul. Selain tampilannya satu layar penuh, jam tangan bakir itu sanggup menyajikan gambar, huruf, maupun ikon dengan lebih cemerlang.

Namun, berbeda dengan Moto 360, Watch W1 tidak mempunyai fitur auto brightness. Tingkat pencahayaan layar tidak sanggup otomatis beradaptasi dengan kondisi di sekelilingnya. Pengguna harus rajin mengubah tingkat pencahayaan secara manual.

Terkait pengisian ulang baterai, HSW menilai Moto 360 yang menggunakan wireless charging dock lebih mudah ketimbang Watch W1 yang menggunakan magnetic charger. HSW cukup asal menaruh Moto 360 ke docking yang disertakan dalam paket penjualan. Proses charging impulsif dimulai. Hal serupa tidak sanggup dilakukan dengan Watch W1. Konektor di bodi jam tangan harus sempurna bersentuhan dengan konektor di magnetic charger. Bila tidak, walaupun Watch W1 sudah menempel di charger, proses pengisian ulang takkan dimulai.

nd Generation yang ulasannya sanggup dibaca  Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

Tertarik dengan Watch W1? Bersiaplah terkejut ketika mengetahui harganya. Harga ritel Watch W1 bergaransi resmi dibanderol mulai Rp 5,999 juta hingga Rp 9,799 juta, bergantung warna bodi jam dan jenis tali jam tangan. Varian termurah menyerupai yang HSW uji pakai, sedangkan varian termahal berwarna emas.

Kala mendengar harga jualnya, sebagian orang mungkin bakal berkomentar, “Merek Huawei dijual segitu? Mending beli Motorola, Samsung, atau Apple Watch dong.” Pendapat itu sah-sah saja sih. HSW pun lebih menentukan Moto 360 2nd Generation daripada Watch W1 kok.

Sementara itu, bila tidak memedulikan harga jualnya, harus diakui Watch W1 bekerjsama masih layak dimiliki. Seandainya Anda akan nekat membelinya, HSW merekomendasikan Anda berburu Watch W1 bekas. Selisih harganya sangat lumayan. Anda sanggup berhemat hingga 50 persen dibandingkan harga barunya.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)