Review Smartphone

Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

August 22, 2019

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M10 yang merupakan salah satu model terbaru di tahun 2019.

Diluncurkan pada rentang harga Rp1.699.000, smartphone ini punya spesifikasi yang cukup memikat. Apalagi Galaxy M10 menunjukkan sesuatu yang berbeda dibandingkan smartphone kelas bawah Samsung generasi sebelumnya.

Apakah dengan Galaxy M10 ini menciptakan Samsung bisa kembali merebut pangsa pasar untuk smartphone harga terjangkau yang semakin ketat?

Samsung Galaxy M10 yang sekarang menggantikan J Series sebagai smartphone kelas bawah punya desain yang mulai membaur dengan aneka macam smartphone kompetitor yang ada di pasaran. Hilang sudah bezel tebal di dahi dan dagu, hilang sudah tombol capacitive beserta Home, dan hilang sudah logo Samsung di bab depan.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Secara keseluruhan, kualitas pembuatan dari Galaxy M10 masih terbilang menyerupai dengan Galaxy J3, hanya saja lebih solid dan berkualitas walaupun dilapisi memakai materi plastik. Bisa dikatakan Galaxy M10 dari sisi desain lebih mendekati ke keluarga A Series keluaran 2018.

Bobotnya tidak terlalu berat dan bodi melengkungnya sangat nyaman digenggam dalam keseharian. Sayang memang port yang dipakai masih microUSB, tetapi Galaxy M10 ini menunjukkan dua buah slot kartu SIM dan sebuah slot untuk microSD yang pastinya akan sangat bermanfaat untuk pengguna di rentang harga ini.

Saya sangat mengapresiasi desain yang Samsung hadirkan kali ini dan semoga menjadi contoh pada generasi selanjutnya. Samsung Galaxy M10 terlihat sangat kekinian dengan menyampaikan desain layar penuh yang pastinya lebih nikmat dipakai dikala browsing.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Samsung rasanya mau tidak mau harus mengikuti tren terbaru di 2019 yang tengah terkenal untuk menarik pengguna. Oleh alasannya yaitu itu Galaxy M10 hadir dengan desain layar berjulukan Infinity-V yang memenuhi bab depan yang mempunyai notch menyerupai tetesan air sehingga memungkinkan bezel di pinggirannya lebih tipis.

Layar 6,2 inci beresolusi HD+ 1520 x 720 piksel ini bisa menghasilkan gambar yang cerah dan tajam berkat digunakannya panel PLS-TFT yang bisa menyaingi IPS. Bahkan konten layar yang ditampilkan masih sanggup saya lihat dengan terperinci dikala menggunakannya di bawah sinar matahari, tentu dengan tingkat kecerahan maksimal.

Saya menyukai layar Galaxy M10 alasannya yaitu memang nyaman di mata. Membaca artikel berlama-lama pada smartphone ini terasa lebih betah alasannya yaitu setiap kata sanggup dibaca dengan mudah. Tentu saja buat yang suka menonton video just pastinya akan menyukai kualitas gambar yang dihasilkan oleh layar ini.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Tidak heran memang alasannya yaitu Samsung sampai dikala ini masih menjadi raja untuk soal layar smartphone. Selain punya kualitas gambar yang tajam, layarnya juga sangat responsif sehingga animasi dari tampilan antar muka berjalan mulus.

Responsif yang tinggi tersebut pastinya juga dikarenakan Galaxy M10 ditunjang oleh spesifikasi yang Samsung hadirkan di dalamnya. Tidak terlalu istimewa kalau dibandingkan kompetitor tetapi sudah sangat mencukupi untuk bisa mendapat pengalaman yang baik.

Dalam penggunaan sehari-hari, Samsung Galaxy M10 terbilang lancar dalam menjalankan aneka macam macam aplikasi keseharian berkat disematkannya chipset Exynos 7870 yang menjadi sentra tenaganya serta RAM 2GB yang sudah cukup untuk pengguna pada umumnya.

Bermain game sambil sesekali membuka aplikasi media umum bisa dilakukan tanpa harus aplikasi kembali dibuka dari awal sehingga saya bisa melanjutkan kegiatan yang ditinggalkan sementara pada keduanya. Dikarenakan hanya mempunyai RAM 2GB, tentu saja pengguna tidak bisa melaksanakan multi-tasking aplikasi yang terlalu berat.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Dalam pengujian memakai AnTuTu, Galaxy M10 mendapat skor sebesar 63.506 mengalahkan 13% pengguna lainnya sedangkan pada Geekbench meraih skor 719 untuk Single-core dan 3.594 untuk Multi-core. Skor tersebut bisa dikatakan sedikit lebih unggul dibandingkan Redmi 6A yang pernah Gadgetren review sebelumnya.

Kemampuannya dalam menjalankan aplikasi modern tidak perlu diragukan lagi alasannya yaitu terasa mulus dikala membuka aplikasi maupun menavigasi smartphone. Sama halnya juga dikala dibawa bermain game, smartphone ini cukup mumpuni menjalankan game-game populer.

Pada game Mobile Legends, saya bisa menikmati grafis setinggi mungkin dengan lancar. Fitur High Frame Rate pun bisa saya aktifkan biar pergerakan animasi lebih mulus dan responsif sehingga pengalaman bermain terasa lebih baik.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Begitu juga dikala dipakai bermain game Free Fire Battlergrounds, Galaxy M10 masih bisa menjalankannya dalam grafis tinggi. Memang terkadang sesekali ada stutter, namun secara keseluruhan terbilang lancar untuk dipakai bermain.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Performa tersebut menciptakan Galaxy M10 sudah tergolong nyaman dipakai dalam keseharian. Sayangnya smartphone ini punya penyimpanan internal yang kecil untuk kebutuhan pengguna pada tahun 2019.

Memang tersedia slot microSD yang terpisah dari kartu SIM dengan santunan mencapai 512GB, namun penyimpanan internal yang kecil tersebut terasa kurang memadai untuk kebutuhan aplikasi dikala ini yang terus membesar menyerupai Instagram dan WhatsApp.

Kapasitas penyimpanan 16GB yang diberikan tidak bisa sepenuhnya bisa dipakai alasannya yaitu terpangkas oleh sistem operasi sehingga kapasitas yang tersisa untuk dipakai hanya sebesar 9,3GB saja. Ini berarti, Galaxy M10 hanya bisa menampung sembilan aplikasi berukuran 1GB dan itu belum termasuk data langsung menyerupai foto maupun video.

Untungnya penyimpanan yang terpangkas tersebut tidak sia-sia alasannya yaitu tampilan antarmuka Samsung Experience bekerja sangat stabil dan mulus. Rasanya pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi launcher pihak ketiga alasannya yaitu apa yang Samsung hadirkan kali ini sudah mencukupi berkat navigasi yang gampang tanpa lag.

Saat ini Galaxy M10 memang masih memakai Samsung Experience, namun pengguna tidak perlu menunggu terlalu usang untuk bisa menikmati One UI berbasis Android 9 Pie yang dikabarkan akan meluncur pertengahan tahun 2019. Hadirnya One UI pastinya menjadi daya tarik suplemen alasannya yaitu akan menyampaikan performa yang lebih baik.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Samsung Experience bekerjsama terbilang sangat anggun tetapi saya tetap kurang menyukainya kalau dibandingkan beberapa tampilan antar muka vendor lain. Salah satu alasannya alasannya yaitu saya sering kali melewati notifikasi penting alasannya yaitu tertimpa notifikasi aplikasi lain.

Walaupun begitu, saya perlu mengacungi jempol akan kemampuan Samsung Experience dalam menghemat daya baterai khususnya dikala modus stand by. Galaxy M10 sendiri hanya dibekali baterai berkapasitas yang tidak terlalu besar, yakni 3.400mAh saja.

Bagi pengguna menyerupai saya yang sebagian besar memakai smartphone hanya untuk kebutuhan komunikasi baik itu telepon atau chatting memakai aplikasi perpesanan, Galaxy M10 bisa bertahan sampai lebih dari 5 hari dengan sebagian besar waktu berada dalam modus stand by.

Padahal smartphone lain yang saya coba dengan ukuran baterai dikisaran yang sama biasanya bertahan hanya sekitar 3 hari saja.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Kemampuan Galaxy M10 untuk terus menyala seharian juga sanggup terlihat dari hasil benchmark memakai aplikasi PCMark. Dalam tes yang mensimulasikan kegiatan sehari-hari tersebut, smartphone ini bisa terus menyala sampai 12 jam 36 menit, cukup tinggi untuk smartphone dengan baterai sebesar ini.

Dalam penggunaan yang lebih intensif pun menyerupai dipakai bermain game dan menonton video, Galaxy M10 bisa untuk melewati keseharian saya dengan gampang alasannya yaitu masih tersisa 13% pada malam hari. Oleh alasannya yaitu itu saya tidak perlu khawatir harus mencari colokan listrik di tengah hari atau kelupaan membawa powerbank.

Samsung memang menciptakan keluarga Galaxy M sebagai lini smartphone yang fokus pada daya tahan baterai lama. Sesuai pernyataan mereka, Galaxy M10 unggul pada segmen ini. Hal ini pastinya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna tertentu.

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Samsung Galaxy M10 tidak diragukan lagi punya performa dan baterai yang lumayan, kemudian bagaimana untuk urusan fotografi? Sama menyerupai hal lainnya dari smartphone ini, segmen kameranya terbilang cukup tidak mengecewakan di kelas harganya.

Smartphone ini dilengkapi dua buah kamera belakang dengan konfigurasi 13MP dan 5MP yang mendukung ultrawide angle 120 derajat untuk mendapat area foto lebih luas serta sebuah kamera depan 5MP untuk mengakomodasi kebutuhan selfie maupun video call.

Kamera belakangnya bisa mendapat foto dengan detail dan terlihat tetap natural khususnya dalam kondisi pencahayaan cukup. Warna hasil jepretan terkadang menjadi lebih pucat tetapi foto yang saya tangkap secara keseluruhan terbilang konsisten sehingga bisa diandalkan untuk mengabadikan momen penting.

Lihat saja beberapa contoh foto yang saya ambil memakai kamera Samsung Galaxy M10 ini. (klik gambar untuk perbesar)

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

 Review kali ini saya akan menyebarkan pengalaman selama memakai Samsung Galaxy M Review Samsung Galaxy M10 – Smartphone Seimbang Dari Segala Sisi

Kamera dari Galaxy M10 masih kesulitan untuk mendapat foto yang terperinci pada malam hari, namun sudah mumpuni untuk mengambil foto siang hari. Lensa ultrawide yang dihadirkan terbilang cukup baik alasannya yaitu sekilas tidak terlalu nampak perbedaan kualitas yang signifikan dibandingkan mode normal walaupun detilnya sedikit menurun dikala dilakukan perbesaran.

Kamera depannya pun sudah cukup anggun untuk dipakai ber-selfie ria. Hanya saja dikarenakan resolusinya masih 5MP, maka kesudahannya tidak setajam kamera depan dari kompetitor menyerupai OPPO. Tidak ketinggalan juga fitur Live Focus yang sanggup menyampaikan efek bokeh atau latar buram.

Dengan segala hal tersebut, saya bisa menyampaikan kalau Samsung Galaxy M10 bukan lah sebuah smartphone yang punya performa sangat tinggi untuk bermain game maupun kamera sangat anggun yang bisa memanjakan penggemar fotografi. Galaxy M10 menunjukkan keseimbangan di aneka macam segmen biar bisa memenuhi segala kebutuhan pengguna pada umumnya tanpa melupakan suatu segmen lainnya.

Untuk pengguna menyerupai saya yang lebih bahagia punya smartphone dengan kemampuan yang bisa dipakai dalam segala jenis kondisi walaupun tidak harus merajai semua, Samsung Galaxy M10 merupakan penawaran yang menarik walaupun belum ada NFC. Apalagi harganya relatif terjangkau.

Samsung tampaknya mulai ingin kembali masuk ke segala jenis pasar smartphone yang sekarang telah dikuasai vendor lain dengan menghadirkan Galaxy M10. Akan cukup menarik melihat generasi selanjutnya dari lini ini alasannya yaitu baterai merupakan salah satu komponen yang perkembangan teknologinya cukup lambat kalau dibandingkan dengan chipset atau kamera.

Mungkin kah Samsung di masa mendatang akan turut menyampaikan kamera selfie yang lebih baik sebagai nilai tambah untuk berkompetisi dengan vendor lain menyerupai Oppo dan Vivo? Hanya waktu yang bisa menjawab.