Gawai (gadget) Operator Smartfren Uncategorized

Review Smartfren Andromax R2: Dukung Volte, Senyaman Pureshot

August 24, 2019

Memasuki 2016, Smartfren belum menurunkan gigi persneling. Operator yang identik dengan warna merah itu masih gencar menggaet pengguna gres 4G LTE. Salah satu caranya dengan meluncurkan ponsel Andromax R2 yang telah mendukung layanan VoLTE.

Tampilan fisik Andromax R2 terlihat elegan dan tidak murahan. Bingkai logam di sekeliling bodi membuatnya tampak lebih mewah. Saat kali pertama dikeluarkan dari kardus, layar dan sisi belakang ponsel telah dilapisi dengan selembar plastik transparan. Dengan demikian, pengguna tak perlu lagi mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pelindung ekstra.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Di sisi atas ponsel terdapat lubang untuk menancapkan handsfree berkabel. Selot kartu microSD dan tombol volume diletakkan di sisi kiri. Sementara itu, di samping kanan terdapat selot untuk menampung dua micro SIM. Satu nomor Smartfren dan satu nomor GSM. Ada pula tombol power. Konektor micro USB akan dijumpai di pecahan bawah ponsel.

Andromax R2 hadir dengan layar IPS lima inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel. Layar yang mengadopsi Dragontrail Glass itu bisa menyajikan gambar dan abjad dengan relatif tajam. Dalam operasional sehari-hari, layar tersebut terbukti responsif dan peka terhadap sentuhan.

Saat ponsel siaga, pengguna cukup mengetuk permukaan layar dua kali untuk menyalakan layar. Untuk memadamkan sekaligus mengunci layar, pengguna tidak harus menekan tombol power di sisi kanan ponsel. Terdapat aneka alternatif cara yang bebas dipilih pengguna. HSW menentukan cara ini: tekan tombol home dua kali. Tuk� tuk� dan layar pun impulsif padam. Praktis.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Dua nomor sanggup siaga bersamaan di Andromax R2. Keduanya menggunakan kartu berukuran mikro dan satu di antaranya wajib nomor Smartfren. Nomor Smartfren yang siaga leluasa masuk ke jaringan LTE, EvDO, maupun CDMA 1x. Sedangkan nomor GSM cuma bisa berkutat di jaringan 2G.

Mungkinkah berinternet menggunakan nomor GSM? Sangat mungkin. Namun, pengguna hanya sanggup menikmati layanan susukan data berbasis GPRS/EDGE. Kecepatan rata-rata yang diperoleh tentu saja jauh di bawah LTE Smartfren.

Terkait LTE, ada satu kemampuan yang layak dicoba oleh pengguna Andromax R2. Ponsel dan nomor bawaan ponsel tersebut telah mendukung VoLTE. Itu yakni abreviasi dari voice over LTE. Ya, mudahnya VoLTE merupakan layanan bunyi yang menggunakan jaringan LTE. Sekarang pengguna Andromax R2 gres bisa ber-VoLTE dengan sesama pengguna Andromax R2 dan Andromax E2. Kelak layanan itu juga bisa dinikmati pengguna ponsel lain.

Selama menguji pakai Andromax R2, HSW berkali-kali melaksanakan panggilan bunyi (voice call) maupun panggilan video (video call) dengan sesama pengguna Andromax R2. Dibandingkan sambungan telepon konvensional, proses panggilan via VoLTE terasa lebih cepat. Suara yang terdengar lebih jernih pula. Ibarat usai mendengarkan siaran radio AM, kemudian beralih ke radio FM.

Kala melaksanakan panggilan video, asalkan lawan bicara tidak bergerak cepat, wajahnya terlihat relatif terang di Andromax R2 yang HSW gunakan. Jauh lebih nyaman daripada ber-video call lewat jaringan 3G.

Mengacu kepada pengalaman uji pakai VoLTE, hanya ada satu hal yang patut diperhatikan ketika mencoba VoLTE. Pastikan sinyal LTE penelepon dan peserta telepon sama-sama cukup bagus. Indikator sinyalnya minimal setengah penuh. Sebab, bila kondisi sinyal LTE salah satu partisipan kurang bagus, bunyi takkan terdengar jernih. Lebih seakan-akan bunyi robot.

Sepasang kamera tersedia di Andromax R2. Kamera di sisi belakang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat ganda. Kemampuan maksimalnya menghasilkan foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Sementara itu, kamera di sisi muka ponsel tanpa fokus otomatis, tetapi dibekali lampu kilat. Ia sanggup memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video HD 720p.

Ketika akan melaksanakan swafoto alias selfie menggunakan kamera mana pun, pengguna bisa memerintahkan kamera menjepret tanpa menekan tombol shutter. Caranya, arahkan telapak tangan ke kamera, kemudian katupkan tangan. Timer eksklusif mulai menghitung mundur. 3� 2� 1� jepret.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Spesifikasi lain Andromax R2, prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 415 MSM8929 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 1,36 GHz dan empat inti 1 GHz. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, GPS, radio FM yang siarannya bisa direkam, dan penyaring panggilan telepon (black list). Memorinya terdiri atas RAM 2 GB, ROM 16 GB, dan selot microSD. Saat ponsel belum diutak-atik, sisa memori internal mencapai 10,66 GB.

Tersedianya Dolby Digital Plus memungkinkan pengguna mendengarkan musik dan menonton video dengan lebih mengesankan. Syaratnya, lakukan kegiatan itu dengan mengenakan handsfree berkabel atau earphone. Tanpa menggunakan pelengkap tersebut sensasi Dolby takkan terasa. Di lokasi yang agak gaduh, bunyi yang keluar lewat speaker internal bakal terasa kurang lantang.

Ponsel bersistem operasi Android 5.1.1 Lollipop itu dibekali baterai tanam 2.320 mAh. Dengan sikap pemakaian ala HSW, daya tahan baterai minimal menembus sepuluh jam. Selama rentang waktu tersebut, dua nomor selalu siaga. Nomor Smartfren dibiarkan berada di jaringan LTE.

Bila dirangkum, ada dua hal yang tidak HSW sukai dari Andromax R2. Pertama, posisi tombol volume kurang nyaman dijangkau. Tombol volume ponsel itu diletakkan di sisi kiri ponsel, sedangkan tombol power di kanan ponsel. Bagi penulis yang tidak bertangan kidal, idealnya tombol power dan volume sama-sama diletakkan di kanan.

Kedua, aplikasi bawaan yang bekerjasama eksklusif maupun tidak eksklusif dengan Smartfren terlalu banyak. Berikut daftarnya: My Smartfren, Uangku, Bank Sinarmas, Excite Point, Genflix, Innovate GO, dan SmartCloud. Belum lagi UrbanIndo, Sale Stock, Baidu Browser, Bukalapak, Clean Master, Smartfren Appstore, dan SmartBOX.

Ada pula Smart Music, Smart Play, SmartCall, Smart Face Call, SmartShield, Smart World, Top Games!, dan A+ Smart English. Total terdapat 22 judul aplikasi. Buat HSW, hanya aplikasi My Smartfren yang berguna. Lainnya lebih baik ditiadakan. Untunglah nyaris semua aplikasi bawaan itu sanggup dihapus (uninstall). Hanya Uangku dan Bank Sinarmas yang tak bisa dihapus, tetapi bisa dinonaktifkan (disable).

Beralih ke hal yang HSW sukai. Enak digenggam maupun dikantongi, gegas, dan berkamera anggun menjadi sederet kelebihan Andromax R2. Tersedianya fitur ketuk-ketuk jari untuk mengaktifkan maupun memadamkan layar menjadi pemikat tambahan. Tentu saja kemampuan LTE juga menjadi daya tarik ponsel yang diproduksi oleh Hisense itu.

Menurut HSW, pengalaman menguji pakai Andromax R2 sama asyiknya dengan mengoperasikan Hisense Pureshot dan Pureshot+. Andromax R2 menyerupai saudara kembar tidak identik dengan Pureshot. Selain tampilan fisiknya, ada dua perbedaan yang sanggup ditemukan di ponsel itu.

Pertama, Pureshot bebas dipadukan dengan operator LTE apa pun, sedangkan Andromax R2 salah satu selot kartunya wajib dipasangkan dengan nomor Smartfren. Kedua, Pureshot tidak mendukung fitur USB On-the-Go (USB OTG), sedangkan Andromax R2 mempunyai kemampuan USB OTG.

Saat ini Andromax R2 dijual dengan harga ritel Rp 1,699 juta. Kalau sehari-hari Anda menggunakan layanan Smartfren dan membutuhkan USB OTG, berarti Anda pantas membeli satu unit Andromax R2. Sebaliknya, bila USB OTG bukan menjadi kebutuhan mutlak, tambahkan anggaran Rp 300 ribu untuk meminang Hisense Pureshot.

***

Contoh foto yang dihasilkan Andromax R2.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Mencoba lampu kilat di kamera belakang Andromax R2.

Pemotretan tanpa lampu kilat.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Kini lampu kilat diaktifkan.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Sekarang menjajal kamera depan.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Berswafoto di lokasi remang-remang dan tanpa lampu kilat.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Kalau lampu kilat diaktifkan, inilah hasilnya.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

 Smartfren belum menurunkan gigi persneling Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)