Gawai (gadget) Uncategorized Wiko

Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar Di Kurun Gelap

August 9, 2019

Aliran listrik tiba-tiba padam. Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita. Pengguna ponsel Samsung, LG, Sony, Apple iPhone, dan aneka merek lain mungkin bakal kebingungan menemukan ponselnya. Mereka harus meraba-raba meja.

Kesulitan serupa takkan dialami pemilik Wiko Ridge 4G Fever. Dengan gampang mereka bakal menemukan ponselnya. Sebab, ponsel itu bisa berpendar di kala gelap. Cahaya berwarna hijau kebiruan akan terpancar dari samping bodi ponsel.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Ya, glow in the dark menjadi fitur unik Ridge 4G Fever. Dua garis fosfor (phosphorescent lines) mengelilingi rangka ponsel yang terbuat dari logam. Saat berada di daerah terang, garis fosfor itu “memakan cahaya” dan menyimpannya. “Tabungan cahaya” itu dikeluarkan dikala ponsel berada di lokasi yang gelap.

Ridge 4G Fever dibekali layar IPS 5,2 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Tampilan layar tersebut pantas mendapatkan acungan dua jempol. Tulisan maupun gambar sanggup disajikan dengan tajam dan cemerlang.

Pengguna Ridge 4G Fever akan merasa nyaman dikala menyapukan jari dari ujung ke ujung layar. Pasalnya, ponsel itu mengadopsi layar 2,5D dengan permukaan beling sedikit melengkung di empat sisinya. Karena memanfaatkan Corning Gorilla Glass 3, permukaan layar ponsel juga lebih tahan terhadap goresan.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Masih bekerjasama dengan layar, terdapat aneka jalan pintas untuk mengakses fitur tertentu. Pengguna perlu mengaktifkannya dulu satu kali via hidangan smart awake. Bila telah diaktifkan, dikala ponsel siaga, pengguna cukup mengetukkan jari dua kali di layar untuk menyalakan layar. Hal lain, tuliskan abjad M di layar yang padam untuk mengakses pemutar musik, C untuk menjalankan kamera, dan O untuk menyalakan lampu senter.

Untuk memadamkan layar tanpa menekan tombol power, pengguna disodori cara praktis. Aktifkan dulu fitur smart gesture. Berikutnya, setiap kali ingin memadamkan layar, pengguna cukup menyentuh tombol home sebanyak dua kali.

Permukaan belakang Ridge 4G LTE beraksen kulit. Bayangkan saja permukaan kulit jeruk. Kalau back cover ponsel dibuka, di sisi atas akan terlihat dua selot kartu micro SIM dan satu selot kartu microSD. Dua nomor sanggup siaga bersamaan. Nomor yang digunakan berinternet, tak peduli posisinya di selot kartu pertama atau kedua, sanggup masuk ke jaringan 2G, 3G, maupun 4G LTE.

Menariknya, di hidangan preferred network type terdapat pilihan 4G only. Menu yang sepintas biasa-biasa saja itu realitanya sangat bermanfaat buat pengguna yang rutin memanfaatkan layanan 4G LTE. Apalagi, dikala ini sebagian operator 4G LTE memperlihatkan bonus kuota tidak mengecewakan besar yang cuma bisa digunakan di jaringan 4G LTE.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Ponsel Android 5.1 Lollipop itu kompatibel dengan layanan 4G LTE di frekuensi 1800 dan 2300 MHz. Hal tersebut bermakna ia siap digunakan untuk menikmati layanan 4G LTE semua operator di Indonesia. Mulai dari Telkomsel, XL, Indosat, hingga Tri. Mau dipadukan dengan 4G LTE Smartfren dan Bolt pun bisa.

Spesifikasi lain Ridge 4G Fever, antara lain, prosesor 64-bit delapan inti (octa core) MediaTek MT6753 1,3 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, USB OTG, RAM 3 GB, dan ROM 32 GB. Saat ponsel gres mulai digunakan, sisa memori internal mencapai 24,07 GB. Ada pula radio FM yang siarannya sanggup direkam.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 2.900 mAh. Dengan sikap pemakaian ala penulis alias HSW, sekali diisi ulang baterai tersebut sanggup bertahan 10-12 jam. Selama rentang waktu itu, HSW mengaktifkan dua nomor. Salah satu nomor dikunci di jaringan 4G LTE. Aktivitas bertelepon, memotret, mendapatkan ratusan email, browsing, dan mengakses WhatsApp, Facebook Lite, serta Twitter rutin dilakukan.

Ponsel bakir berdimensi fisik 148 x 73,8 x 8,3 milimeter dan berat 143 gram itu dibekali dua kamera. Seluruhnya dilengkapi dengan lampu kilat. Kamera dengan fokus otomatis di sisi belakang Ridge 4G Fever sanggup menghasilkan foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Tersedia mode profesional yang memungkinkan pengguna mengubah saturasi, white balance, ISO, ketajaman (sharpness), dan kompensasi pencahayaan (exposure compensation) secara manual. Sayangnya tak ada pilihan untuk mengatur kecepatan rana alias shutter speed.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Beralih ke kamera depan. Kamera itu bisa memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p. Tersedianya lampu kilat menciptakan pengguna tetap leluasa berswafoto alias selfie di daerah yang remang-remang. Ingin berswafoto beramai-ramai? Ada mode wide selfie yang layak dicoba.

Kalau dirangkum, berdasarkan HSW, kinerja kamera belakang yang kurang mantap menjadi titik kelemahan Ridge 4G Fever. Foto yang dihasilkan memang masih pantas dikategorikan cukup bagus. Namun, belum hingga menyentuh tingkat memuaskan sekali. Mode profesionalnya juga tergolong setengah hati sebab tak mengizinkan pengguna mengatur kecepatan rana.

Berbeda 180 derajat dengan kamera belakang, performa kamera depan Ridge 4G Fever pantas mendapatkan acungan jempol. Bagus. Kompatibilitas dengan layanan 4G LTE semua operator di Indonesia menjadi daya tarik lain ponsel itu. Apa lagi? Layar sedap dipandang mata, bodi cantik, dan antilemot.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Saat ini Ridge 4G LTE dibanderol Rp 2,899 juta. Ponsel itu telah didistribusikan ke aneka macam kota di seluruh Indonesia. Seandainya peminat kesulitan menemukannya di toko-toko ponsel milik perorangan, silakan mencarinya di gerai SentraPonsel. Gerai yang dulu identik dengan Nokia itu sekarang menjadi gerai resmi penjualan Wiko.

Alternatif lain, lakukan pembelanjaan online di Tokopedia dan Bukalapak. Sebagian penjual di sana memperlihatkan Ridge 4G Fever lebih rendah daripada harga ritel resmi yang disarankan.

***

Inilah foto-foto yang dihasilkan Ridge 4G Fever.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Perhatikan kotak merah.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Inilah tampilan kotak merah di atas bila diperbesar.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Saatnya mencoba kamera depan.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

Kini lampu kilat kamera depan diaktifkan.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 Ruangan yang awalnya jelas benderang mendadak gelap gulita Review Wiko Ridge 4G Fever: Berpendar di Kala Gelap

 

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)