Gawai (gadget) Uncategorized

Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat Daripada Tidak Muncul

June 23, 2019

Setelah menghadirkan Redmi 2 Prime pada September tahun lalu, Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia. Kendala memenuhi hukum Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menciptakan Xiaomi tak bisa memperlihatkan ponsel tipe terbaru di sini.

Puasa panjang tersebut bulan kemudian berakhir. Produsen gawai asal Tiongkok itu resmi menghadirkan Redmi Note 3 di Indonesia. Memang sangat terlambat dibandingkan peredaran Redmi Note 3 tanpa garansi resmi sih. Namun, bukankah lebih baik telat daripada tidak muncul sama sekali?

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Di awal kehadiran Redmi Note 3 bergaransi resmi, penulis alias HSW mendapatkan berbagai pertanyaan. Kalau dirangkum, pertanyaan itu mengerucut ke tiga poin. Pertama, apakah yang dijual di Indonesia Redmi Note 3 Pro? Kedua, kapan varian dengan RAM 3 GB dipasarkan? Ketiga, benarkah Redmi Note 3 bergaransi resmi tak bisa 4G LTE?

Mari kita membahasnya satu per satu. Apakah yang dijual di sini Redmi Note 3 Pro? Jawabannya, iya. Penjelasan detailnya, ada dua macam chipset yang digunakan di Redmi Note 3. Yaitu, MediaTek Helio X10 dan Qualcomm Snapdragon 650. Nama baku kedua varian itu sebetulnya sama-sama Redmi Note 3. Titik. Tak ada tambahan apa pun.

Realita di lapangan berbeda. Pedagang dan calon pembeli mempunyai bahasa pasar tersendiri. Redmi Note 3 MediaTek disebut Redmi Note 3 saja, sedangkan Redmi Note 3 Snapdragon dinamakan Redmi Note 3 Pro. Karena Redmi Note 3 bergaransi resmi menggunakan chipset Snapdragon, berarti dalam bahasa pasar, ia termasuk Redmi Note 3 Pro. Jelas?

Redmi 3 Note MediaTek dan Snapdragon masing-masing tersedia dalam dua pilihan kapasitas memori. Ada yang dibekali RAM 2 GB dan ROM 16 GB, ada pula yang RAM 3 GB dan ROM 32 GB. Saat ini Redmi Note 3 bergaransi resmi yang tersedia di pasar niscaya mempunyai kombinasi 2/16. Akankah yang 3/32 kelak juga ditawarkan? Belum ada kabar.

Terakhir, benarkah Redmi Note 3 bergaransi resmi tak bisa 4G LTE? Benar. Perangkat keras alias hardware ponsel itu sebetulnya telah mendukung 4G LTE. Masalahnya, Xiaomi tak lolos “saringan” TKDN. Karena itu, ponsel yang sebetulnya siap 4G LTE itu kemampuannya sengaja disunat. Fitur 4G LTE dinonaktifkan. Pengguna maksimal hanya bisa menikmati layanan saluran data berbasis 3G. Entah itu WCDMA, HSDPA, maupun HSPA+.

Soal pembatasan kemampuan itu, HSW mengatakan acungan dua jempol kepada Xiaomi. Salut! Berbeda dengan sebagian produsen lain yang main kucing-kucingan untuk mengakali regulasi, Xiaomi terlihat patuh. Ada dua hal utama yang sanggup dijadikan indikator.

Satu, penjaga stan Xiaomi selalu menegaskan Redmi Note 3 hanya mendukung layanan 3G. Biarpun dipancing sedemikian rupa, termasuk “diancam” batal beli, mereka tetap kukuh dengan penjelasannya. Kondisi itu HSW temukan ketika berkali-kali berinteraksi dengan penjaga stan Xiaomi di sentra penjualan ponsel.

Dua, Xiaomi terpantau berupaya mempertinggi tingkat kesulitan proses unlock fitur 4G LTE. Bahkan, walaupun hal itu merepotkan mereka. Ceritanya, sebelum didistribusikan masal ke pasar offline, Redmi Note 3 bergaransi� resmi sempat dijual lewat aktivitas pre-order. Fitur 4G LTE di unit yang diterima penerima pre-order sangat gampang dibuka. Cuma perlu waktu sekitar satu menit.

Kondisi itu diketahui Xiaomi. Mereka tidak mungkin meminta kembali Redmi Note 3 yang sudah diterima pembeli. Langkah reaktif yang Xiaomi lakukan, seluruh Redmi Note 3 yang belum terlanjur dibeli konsumen ditarik kembali. Penjualan ponsel itu tidak boleh sementara. Semua Redmi Note 3 yang sukses ditarik kemudian “disuntik” menggunakan firmware terbaru yang pengunci 4G LTE-nya lebih susah dijebol.

Terus terang HSW masih bisa meng-unlock fitur 4G LTE di Redmi Note 3 dengan firmware terbaru itu. Namun, langkah-langkahnya memang lebih ruwet daripada sebelumnya. Bagaimana caranya? Eits� maaf, HSW tak bersedia membocorkannya. HSW menghormati kepatuhan Xiaomi terhadap regulasi yang berlaku. Kalau Anda tetap ingin mengetahuinya, silakan menanyakannya kepada Om Google.

Sikap di atas bakal HSW pertahankan selama promotor, penjaga stan, atau distributor resmi Xiaomi masih terlihat taat. Begitu mereka tertangkap tangan nakal, cara unlock 4G LTE ponsel tersebut segera HSW bocorkan. Sama dengan yang sebelumnya sudah HSW lakukan terhadap merek ponsel lain yang terpantau bandel.

Kini saatnya menguliti fitur dan spesifikasi detail Redmi Note 3. Ponsel itu dibekali layar IPS 5,5 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Tampilan layarnya yummy dipandang mata, termasuk kala pengguna berada di bawah sinar matahari yang terik.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Bodi Redmi Note terbuat dari logam. Kapasitas baterai yang ditanamkan ke ponsel itu cukup besar, ialah 4.050 mAh. Walaupun demikian, ponsel tersebut relatif tidak terasa berat ketika digenggam maupun dikantongi. Konektor audio 3,5 milimeter dan inframerah bakal dijumpai di sisi atas ponsel. Di kanan terdapat tombol power dan volume, sedangkan di bawah tersedia konektor micro USB.

Selot kartu SIM dan microSD bercokol di sisi kiri Redmi Note 3. Ada dua kombinasi kartu yang leluasa dipilih pengguna. Pertama, jikalau pengguna memasangkan satu micro SIM dan satu nano SIM, ponsel itu akan aktif sebagai ponsel dual SIM tanpa selot kartu memori eksternal. Dua nomor sanggup siaga bersamaan. Nomor yang digunakan berinternet, tak peduli SIM1 atau SIM2, leluasa berpindah-pindah di jaringan 2G dan 3G.

Kombinasi kedua, pengguna menyelipkan satu micro SIM dan sekeping kartu microSD. Kalau kombinasi itu yang dipilih, maka Redmi Note 3 berfungsi layaknya ponsel single SIM dengan selot kartu memori eksternal.

Prosesor enam inti (hexa core) Qualcomm MSM8956 Snapdragon 650 yang terdiri atas dua inti 1,8 GHz dan empat inti 1,3 GHz merupakan sebagian spesifikasi lain Redmi Note 3. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, GPS, wireless display, kompas, dan radio FM yang siarannya bisa direkam. Memori ponsel itu terdiri atas RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Saat ponsel belum diutak-atik, sisa memori internal mencapai 9,2 GB.

Di sisi belakang Redmi Note 3 terdapat sensor sidik jari yang mempermudah pengguna membuka pengunci ponsel maupun memotret. Caranya, usai melaksanakan serangkaian pengaturan, pengguna tinggal menyentuhkan jarinya ke sensor sidik jari itu. Layar ponsel yang awalnya padam dan terkunci impulsif akan menyala sekaligus terbuka. Lain waktu, ketika berada di sajian kamera, sentuhan jari di sensor sidik jari bakal menciptakan kamera menjepret. Fitur itu niscaya sangat membantu pengguna yang gemar berswafoto alias selfie.

Ponsel Android 5.1.1 Lollipop itu juga mempunyai satu fitur bawaan yang patut dicoba. Namanya, Mi Remote. Dengan menjalankan aplikasi tersebut, pengguna sanggup memfungsikan Redmi Note 3 sebagai pengendali jarak jauh (remote control) TV, penyejuk udara alias AC, pemutar DVD, dan aneka perangkat elektronik lain. Selama uji pakai ala HSW, Redmi Note 3 terbukti sukses menggantikan remote control televisi Panasonic dan LG di dua hotel berbeda. Televisi Samsung dan penyejuk udara LG di kafe berhasil pula dikendalikan lewat ponsel.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Sepasang kamera dibenamkan ke ponsel berdimensi fisik 150 x 76 x 8,65 milimeter dan berat 164 gram itu. Kamera utama Redmi Note 3 dibekali fokus otomatis dan lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi sampai 16 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Tersedia sajian manual, tetapi yang bisa diubah pengguna hanya pengaturan white balance, ISO, dan kompensasi pencahayaan.

Beralih ke kamera depan. Kamera pendukung swafoto itu tidak mempunyai fokus otomatis maupun lampu kilat. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video HD 720p.

Kalau dirangkum, berdasarkan HSW, tingkat kegegasan Redmi Note 3 layak diberi nilai positif. Ponsel yang dibanderol Rp 2,599 juta itu selalu responsif. Tak pernah tersendat. Daya tahan baterainya juga pantas diberi acungan jempol. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai Redmi Note niscaya sanggup bertahan lebih dari satu hari satu malam.

Ketersediaan sensor sidik jari dan Mi Remote juga bermanfaat sekali. Sensor sidik jari memungkinkan HSW mengaktifkan dan membuka layar hanya dengan satu sentuhan. Praktis. Sedangkan Mi Remote menciptakan HSW tak perlu kesal ketika singgah ke warung/depot dan menjumpai televisi yang menyiarkan sinetron geje. Tinggal arahkan Redmi Note 3 ke televisi, kemudian mengganti salurannya.

Menyoal kamera, performa fitur itu terus terang di bawah cita-cita HSW. Awalnya HSW menyangka kamera Redmi Note 3 akan tergolong bagus. Realitanya, kamera ponsel itu lebih pantas diberi predikat cukup anggun saja. Dibandingkan ponsel di kisaran harga sama, hasil jepretan Asus Zenfone Max dan Infinix Zero 3 lebih prima ketimbang Redmi Note 3.

Dikuncinya fitur 4G LTE harus diakui mengurangi daya tarik ponsel itu. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut sekali lagi patut diapresiasi positif. Sebab, Xiaomi memperlihatkan bila dirinya menaati regulasi yang berlaku di negara ini. Pertahankan sikapmu, Xiaomi! Lebih baik lagi jikalau kau segera berbenah agar bisa memenuhi regulasi TKDN. Mau?

***

Aneka foto yang dihasilkan Redmi Note 3.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Mencoba lampu kilat di kamera belakang Redmi Note 3.

Dimulai dengan pemotretan tanpa lampu kilat.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Kini lampu kilat diaktifkan.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Satu foto berikut ini dijepret menggunakan kamera depan.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

 Xiaomi menjalani masa puasa panjang di Indonesia Review Xiaomi Redmi Note 3: Lebih Baik Telat daripada Tidak Muncul

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)